Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah karena masih diberikan umur yang panjang, penuh manfaat dan kebarokahan. Dengan izin-Nya, kita kembali dipertemukan dengan bulan Ramadhan, bulan yang penuh barokah, ampunan, dan berlipatnya pahala. Lebih dari itu, kita diberi kesehatan sehingga dapat berlomba-lomba dalam meraih berbagai keutamaan yang ada di bulan suci ini. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Salah satu cara untuk menyukseskan Ramadhan adalah dengan mengupayakan lima sukses di bulan Ramadhan 1. SUKSES SHALAT TARAWIH Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa menegakkan Ramadlan (menghidupkan malam ramadhan) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu". Dari Abu Salamah bin 'Abdurrahman bahwasanya dia bertanya kepada 'Aisyah radhiyallahu 'anha tentang cara shalat Rasulullah ﷺ di bulan Ramadhan. Maka 'Aisyah radhiyallahu ...
(Renungan dari Hadis Abdullah bin Mas'ud) Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita terjebak dalam rutinitas duniawi yang membuat kita lalai dari kewajiban spiritual. Salah satu bentuk kelalaian yang sering terjadi adalah meninggalkan shalat pada waktunya, khususnya shalat Subuh. Hadis berikut menjadi pengingat keras bagi kita semua: عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: "ذُكِرَ عِندَ النَّبِيِّ ﷺ رَجُلٌ نَامَ لَيْلًا حَتَّى أَصْبَحَ، فَقَالَ: ذَاكَ رَجُلٌ بَالَ الشَّيْطَانُ فِي أُذُنَيْهِ." ✾ رواه البخاري ومسلم Dari Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: "Disebutkan di hadapan Nabi ﷺ tentang seorang laki-laki yang tidur sepanjang malam hingga pagi (tidak shalat malam dan subuh), maka beliau bersabda: 'Itulah orang yang telah dikencingi setan di kedua telinganya.' Penjelasan 1. Kiasan yang Menyentuh Hati Ungkapan "dikencingi setan di kedua telinganya" adalah kiasan yang menunjukkan betapa parahnya kondi...
Mungkin pernah terjadi sebelum-sebelumnya banyak jamaah yang ketika witir itu keluar barisan dengan alasan witir sendiri di rumah di ⅓ malam akhir sekalian menambah shalat malam yang lain. Saran saya lebih baik sekalian witir bersama imam dimasjid mengingat besarnya pahala shalat berjamaah bersama imam sampai selesai shalat. Sebagaimana dijelaskan pada hadits berikut: Nabi ﷺ bersabda: bahwasanya, barang siapa yang berdiri bersama imam sampai bubar (selesai shalatnya) maka Allah menulis baginya shalat sepanjang malam (semalam suntuk). Dan jaga-jaga apabila ketika di malam yang akhir tidak bisa melaksanakan witir atau terlupakan melaksanakan witir, berdasarkan dalil: Dari Jabir dia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda: Barangsiapa yang khawatir tidak bisa bangun di akhir malam, hendaklah dia melakukan witir di awal malam. Dan ketika telah di rumah atau pada ⅓ malam akhir mau menambah shalat lail/tahajjud diperbolehkan namun tidak perlu dengan shalat wit...
Komentar
Posting Komentar